Sabtu, Juli 31, 2021

Perempuan dan Kebangkitan Ekonomi di Tengah Pandemi

Cantik Indonesia, Jakarta - Sebuah riset pada akhir 2020 mendapatkan fakta yang mengejutkan bahwa selama pandemi lebih banyak perusahaan-perusahaan besar di dunia memilih untuk...
More

    Latest Posts

    ADA APA DENGAN SUNGAI SUMPUT SIDOARJO?

    BANGGASIDOARJO | SIDOARJO – Pagi ini (18/01/2020) warga Sumput, Sidoarjo dihebohkan dengan sungai utamanya yang berbuih. Air yang turun dari dam tak lagi berwarna coklat seperti sungai pada umumnya, namun air ini berwarna putih bagaikan salju. Banyak spekulasi yang dilontarkan oleh warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi sungai berbuih. Sebagian besar dari warga lokal yang datang untuk mengabadikan moment beranggapan bahwa ini disebabkan oleh limbah. Namun asal usul dan jenis limbahnya masih belum dapat dipastikan.

    Ahmad Fauzi (47) warga asli Sumput, Sidoarjo

    Ahmad Fauzi (47) warga asli Sumput, Sidoarjo menjelaskan, “Buih terlihat mulai hari ini, tapi informasi dari teman-teman sudah yang ke-3 kali ini. Namun saya baru melihat secara langsung hari ini. Karena memang banyaknya kesibukan”.

    Hingga saat ini, penyumbang terbesar polusi air tanah adalah industri. Tentu saja melalui limbah yang dihasilkannya. Jenis-jenis polutan yang terdapat dalam limbah industri bahkan lebih berbahaya dibandingkan pencemaran oleh bakteri bagi manusia. Namun belum diketahui dengan jelas darimana asal polutan yang mencemari air di Sungai Sumput.

    Ahmad Fauzi lebih lanjut menjelaskan bahwa warga kurang tahu dan belum mendapatkan informasi darimana sumber dari polutan ini, “Saya kurang tau terkait masalah itu, soalnya kalau di lihat bau, biasanya kalau limbah itu berbau menyengat. Tapi ini ndak. Tapi kok aneh, kok berbusa sampai seperti ini. Soalnya tahun-tahun kemarin ndak pernah seperti ini busanya. Baru kali ini”, tambah Ahmad Fauzi.

    Perlu tindakan lebih lanjut agar dapat mengetahui jenis polutan dan berasal dari mana penyebab buih di Sungai Sumput. Namun sementara ini, warga mengatakan bahwa belum ada dampak yang signifikan, artinya belum timbul keluhan dari masyarakat. Ketertarikan masyarakat hanya disebabkan oleh buih yang ditimbulkan oleh polutan tersebut.

    Ahmad Fauzi juga menuturkan, “Harapannya, dinas terkait termasuk lingkungan hidup ini bisa cepat bergerak dan mengambil sample untuk di uji di laboratorium. Agar tidak terjadi dampak buruk di kemudian hari.

    Update terkini, Dinas Lingkungan Hidup didampingi pihak kepolisian sudah melakukan assessment awal untuk mengidentifikasi apa penyebab dari buih yang banyak menarik perhatian warga sekitar.

    @Nia

    Latest Posts

    Don't Miss

    Stay in touch

    To be updated with all the latest news, offers and special announcements.