Jumat, April 16, 2021

Perempuan dan Kebangkitan Ekonomi di Tengah Pandemi

Cantik Indonesia, Jakarta - Sebuah riset pada akhir 2020 mendapatkan fakta yang mengejutkan bahwa selama pandemi lebih banyak perusahaan-perusahaan besar di dunia memilih untuk...
More

    Latest Posts

    MOTIVATIONPRENEUR: KEBUTUHAN PASAR, KEMAMPUAN, DAN MOTIVASI MENENTUKAN KESUKSESAN PENGUSAHA

    BANGGASIDOARJO | SIDOARJO – Mandiri Entrepreneur Center (MEC) mengadakan Motivationpreneur Event di aula untuk meningkatkan motivasi mahasiswa dalam berwirausaha (3/01/202). Dalam acara ini mahasiswa diberikan pengetahuan dan motivasi untuk berani memulai bisnis, berani mengambil resiko, jatuh bangun dalam berbisnis hingga manisnya hasil ketika bisnis sudah mulai berkembang.

    Kegiatan ini dilakukan minimal 1 bulan sekali, dengan mendatangkan pemateri yang berasal dari berbagai bidang. Pemateri yang didatangkan berbeda-beda setiap bulannya. Pengelola MEC menjelaskan bahwa memang banyak pebisnis yang sukses dalam karirnya, namun tidak semua seframe dengan background MEC. MEC ingin memperlihatkan bahwa untuk menjadi orang sukses tidak harus berasal dari keluarga kaya, dhuafah maupun yatim sekalipun dapat menjadi seseorang yang sukses. Terkadang alumni-alumni juga turut memberikan motivasi. Mandiri Entrepreneur Center (MEC) sendiri adalah Program pendidikan dan pelatihan siap kerja untuk anak-anak yatim lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat.

    Kang Didin dengan mahasiswi MEC

    Dalam acara Motivationpreneur M.A. Burhanuddin, ST, MM atau biasa dipanggil Kang Didin selaku pemateri menjelaskan bahwa, “Jangan takut untuk memulai usaha. Karena pada dasarnya setiap orang dilahirkan sebagai pemenang, semua manusia lahir bagaikan botol kosong. Namun harga kita ditentukan dengan bagaimana kita mengisi botol kosong yang setiap manusia tidak sama”.

    Perumpamaan botol kosong diibaratkan bahwa manusia sejatinya sama, namun yang membedakan adalah bagaimana manusia mengisi otak dengan hardskill dan softskill yang dibutuhkan oleh pasar saat ini. Jangan menjadi manusia yang selalu ingin bekerja linier dengan jurusan pendidikan yang ditempuhnya, tidak mau menekuni bidang lain, tidak mau belajar hal baru yang tidak diajarkan di bangku pendidikan. Saat ini pasar menyukai pekerja dengan kemampuan multitasking. Jika mahasiswa mau keluar dari zona itu, maka dia selangkah lebih maju menuju kesuksesan.

    “Motivasi tinggi, target dan branding juga sangat menentukan kesuksesan berwirausaha. Jangan takut untuk menjadi beda, jangan takut untuk jatuh, jangan takut untuk bangkrut. Mengurangi ritme tidak salah, asalkan terus bergerak dan tidak berhenti di tempat”, tambah Kang Didin.

    Kamarudin (19) salah satu peserta Motivationpreneur

    Kamarudin (19) menyampaikan, “Kegiatan ini sangat menarik. Jujur saja saya selalu termotivasi untuk menjadi orang yang sukses, meskipun sebenarnya saya kurang menyukai dunia bisnis. Namun dengan kegiatan Motivationpreneur, saya mulai belajar dan paham mengenai bisnis. Semoga kegiatan ini semakin sering diadakan dan dapat mengusung tema-tema yang lebih besar”. @Nia

    Latest Posts

    Don't Miss

    Stay in touch

    To be updated with all the latest news, offers and special announcements.