Senin, Agustus 2, 2021

Perempuan dan Kebangkitan Ekonomi di Tengah Pandemi

Cantik Indonesia, Jakarta - Sebuah riset pada akhir 2020 mendapatkan fakta yang mengejutkan bahwa selama pandemi lebih banyak perusahaan-perusahaan besar di dunia memilih untuk...
More

    Latest Posts

    SIDOARJO BELUM BISA MENGELOLA SAMPAH UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK

    BANGGASIDOARJO.COM – Rencana Pemkab Sidoarjo memanfaatkan sampah untuk pembangkit listrik belum bisa terlaksana. Ini karena pengelolaan sampah untuk PLTSa (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) belum direstui Pemerintah Pusat.

    Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sigit Setyawan, Pemkab Sidoarjo sudah sejak lama mengajukan itu ke pusat.

    “PLTSa yang diajukan Pemkab Sidoarjo masih dalam proses pembahasan di Kemenko Kemaritiman. Sehingga belum masuk dalam 12 daerah di Indonesia yang direstui membangun PLTSa,” ungkap Sigit, Minggu (27/10/2019).

    Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 35 tahun 2018, Kota Sidoarjo masuk dalam 12 wilayah itu. Tapi Sidoarjo belum masuk.

    “Sidoarjo diminta untuk melakukan perbaikan FS (fasebility study) yang diajukan sebelumnya,” lanjutnya.

    Karena proyek rencananya bekerjasama dengan pihak ketiga, maka badan usaha yang mengajukan inisitif pembangunan diminta Pemkab Sidoarjo melakukan penyempurnaan FS seperti yang disarankan tim KPBU saat pertemuan beberapa waktu lalu.

    Dengan kondisi itu, Pemkab Sidoarjo pun harus membatalkan rencana penutupan TPA (temoat pembuangan akhir) sampah di Jabon Sidoarjo. Sambil memadukannya untuk memaksimalkan Sanitary Landfill yang sedang dibangun.

    “Kami berharap setelah Sanitary Landfill nanti sudah berfungsi, TPA lama dengan sistem control landfill dapat difungsikan sebagai TPST untuk meningkatkan layanan pengelolaan sampah Sidoarjo,” urai Sigit.

    Namun, pihaknya juga tetap berharap PLTSa bisa diperbaiki FS-nya dan bisa mendapat persetujuan dari pemerintah pusat agar pengelolaan sampah di Kota Delta bisa benar-benar maksimal.

    Ya, sampah memang satu dari sekian masalah yang ada di Sidoarjo. Di medsos dan di berbagai kalangan, persoalan ini kerap menjadi pembahasan serius karena tak kunjung ada solusinya.

    Termasuk sampah rumah tangga, sampah di sungai, dan sampah-sampah yang banyak berceceran di pinggir jalan karena rendahnya kesadaran masyarakat.

    Saban hari, volume sampah di Sidoarjo mencapai kisaran 1.200 ton. Dari jumlah itu, hanya sekitar 485 ton sampah yang bisa dikelola oleh DLHK. Yakni 250 ton dikelola di TPA Jabon dan 235 ton ditangani TPST. Artinya, setiap hari ada sekitar 715 ton sampah yang belum bisa ditangani. Karenanya program-program pemerintah terhadap pengelolaan sampah terus menjadi perhatian banyak kalangan. (*)

    sumber : tribun

    Latest Posts

    Don't Miss

    Stay in touch

    To be updated with all the latest news, offers and special announcements.